simpanan kedua

Posted by Mira Jumat, 23 Maret 2012 1 komentar

Sore tadi, gue baru ngumpul bareng anak2 ikut kajian keislaman.
Yang gue rasain, nyeseLL abiissSz!!
nyeseL?
Ya. nyeseL.
Nyesel, kenapa gue gak gabung dari duluuuu gituh.
Kayanya gue jadi ‘adict’. Abis gue ketagian gitu, pengen lagi dan lagi..
Akhirnya gue bertekad buat lanjut gabung bareng anak2 yang hobi ikut kajian.
Abis gue ngerasa..gue kerrringgg banget soal agama tapi tiba-tiba pas dateng kemesjid jadi berasa diguyur ilmu dan pengalaman agama. segerrR!!
 Trus sepanjang perjalanan pulang, AC tiba-tiba kaya nempel dipundak gue, adem gimanaaaaa gituh. Yaaaa gitulah..kalo lo penasaran, mending coba dateng deh ke pengajian yang deket dilingkungan lo, kampus, sekolah, kosan atau sekitar komplek lo, pasti ada lah yang namanya kajian keislaman gitu kalo lo cari.
Dan kalo lo bilang ga ada, kemungkinannya Cuma satu.
pasti lo salah nyari.
Oke sekarang gue mau share tentang materi kajian tadi yaitu GB alias Ghadul Bashar (selanjutnya tar gue sebut GB aja..), artinya mengendalikan pandangan. Ada juga sebagian yang lain yang ngartiin ‘menghindari pandangan’ bahkan ‘memejamkan pandangan’. Tapi sekilas, kalo 2 pandangan terakhir yang gue sebutin, kurang fleksibel sama kenyataan yang enggak bisa kita pungkiri kalo kita kan makhluk sosial yang banyak berinteraksi. Jadi apa iya kita bisa ngindarin diri dari pandangan, atau interaksinya ampe mejem-mejemin mata gituh?
Kalo iya, gue seneng dan mengucap syukur. Lo keren abissS.
Mengendalikan pandangan. Jadi insyaallah lah lo bisa nyesuain, ngatur diri untuk ngendaliin pandangan lo agar tetep terpelihara saat berinteraksi ama orang lain.
Kenapa harus dikendaliin?
yaa buat ngejaga pandangan lo tetep terpelihara bro n sist.
Pandangan terpelihara sama halnya dengan ‘melihat tapi tak mengamati’. Secara KBBI Kamus besar bahasa indonesia, sebenernya udah jelas bahwa yang namanya melihat sama memandang itu beda banget kan?. Tekhnis nya gue yakin lo ahlinya.
Melihat berarti lo mandang sekilas, seettt ..satu kedipan mata, udah.
Kalo lo ngelirik lagi pada kedipan mata kedua..dan selanjutnya berulang pada objek yang sama..nnaaah lo ketauan, itu namanya ‘mengamati’. Nelek-nelek gitu...ampe kalo di itung2 rumus fisika, daya akomodasi matanya tuh pasti gede banget. (tuu khaan kefisika-an gue jadi ikut2an muncul deh..naluri mahasiswa fisika ;p)
Pastinya kalo saat daya akomodasi mata kita gede, ada yang menarik di objek penglihatan kita.
Gue bosen ama ‘salah’ mulu jadi pengen ‘bener’.
Benar satunya yang bisa menarik pandangan kita adalah lawan jenis kita. Artinya kalo lo cowok, berarti cewek lawannya. Kalo lo cewek, berati cowok lawannya. Tapi kalo lo banci, gue gak tau. Biar lo ama tuhan aja yang tau.
Tapi tunggu gue tau...!!
kalo lo banci berarti satpol PP lawannya.pispis^^V

Lohhh kenapa?
Ni ada apa dengan pandangan di kedipan mata yang ke dua?
Karena ada hadits Rasulullah yang kurang lebih mengatakan bahwa “pandangan pertama adalah rahmat, sedangkan pada pandangan ke dua mengandung laknat”.
Selain di hadits ada lagi nih landasan yang jelas banget di Q.S Alquran ayat 31-32.

Saat lo temuin ada dua ayat yang beriringan ketika mengatakan hal sama dalam satu surat, itu merupakan sebuah bentuk penegasan yang tegas.
Jadi penting banget buat lo perhatiin tentang pandangan ini. Gak ada istilah buat nyepele-in keburukan sekecil apapun.
Lo pasti ngerasain lah yang namanya sesuatu itu bermula dari pandangan.
Dari mata turun ke hati. Segala yang lo liat pasti akan berubah jadi lintasan2 pikiran yang selanjutnya berubah menjadi ide yang tercetus menjadi sebuah keinginan and akhirnya terwujud dalam perbuatan.
Keren kalo yang selama ini lo sering pandang dan liat adalah hal yang baek2, gak ngerusakin mata lo...
kenyataannya?
Cuma lo dan Allah yang tau,
Sekarang lah waktunya buat ngebiasa-in diri-diri kita lah untuk melihat dan memandang yang baek-baek...baru setelah itu lo bisa bandingin,
lebih adem mandangin yang mana tuh?
Lebih enakan mandangin yang mana nih?
Persis.
Jawaban gue dan lo, sama.
Emang udah fitrahnya aja kali setiap diri kita pasti seneng ngelakuin yang baek-baek.
Udah waktunya lo ngebuang sesuatu dan segala sesuatu, yang mengundang lo pada kemaksiatan kecil atau gede.
Udah saatnya lo sekarang, peduli ama diri lo, sayang sama diri lo dengan memulai kebaikan sekecil apapun.

Banyak orang bilang ‘mata adalah kunci ekspresi’
Maka saat pandangannya terumbar, terlihat hatinya tak bersih. Sebaliknya jika pandangan ini terjaga, hatinya pun akan seperti itu pula.

Jadi..lo pasti paham maksudnya.
Oia..kalo lo sempet berpikir kalo ‘kenapa sii musti repot jaga pandangan sgala? Bukankah dengan menundukan hati aja itu udah cukup?’
Masalah hati?
Siapa sii yang bisa ngebaca hati kita?
Kadang2 diri sendiri aja bingung dengan keadaan hati kecuali Allah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu. Kalo udah nyadar kaya gitu yaa..gak bisa ngejamin kan diri lo udah nundukin hati. Jadi kondisi hati biar terjaga kudu ada usaha2 yang ngarah ke sana,,,dan dengan usaha ngendaliin pandangan kita.

...trusss
Sampai kapan niih kita harus jaga pandangan?
Apa dengan status yang udah nikah jadi udahan gituh jaga pandangannya?
Beuuuh ...bukan berarti kalo lo suatu saat status lo di KTP berubah yang sebelumnya ‘BELUM MENIKAH’ jadi “MENIKAH” enggak ngegugurin kewajiban lo untuk tetep ngejaga pandangan. Karena bukan masalah nikah atau belum nikahnya, menjaga pandangan memang harus menjadi sebuah prinsip.

Kebanyakan dari kita ingetnya ama ampunan Allah aja...lupa ama ancaman dan adzabnya Allah. InsyaAllah dengan diri kita yang tak lupa dengan ancaman dan adzabnya Allah..kita senantiasa berusaha untuk tak melalaikan kebaikan yang harus dilakukan dan keburukan yang harus dihindarkan.

Hanya Allah Yang Tahu
Allahu’alam

Read More >>

road to GMJ Bandung

Posted by Mira Kamis, 22 Maret 2012 1 komentar

 Saatnya diri kita terlibat untuk sebuah pemenangan besar  “membebaskan kota suci Jerussalem”.
Aksi solidaritas seluruh bangsa, seluruh umat di dunia menentang penjajahan Zionis Israel yang serentak di lakukan “Global March to Jerussalem” (GMJ) pada tanggal 30 Maret 2012.
Baru gue sadari..
Kesusahan, kepedihan, penderitaan yang gue rasain selama ini enggak ada apa-apanya dibandingkan dengan yang dialami  bangsa palestina, kaum perempuan terutama anak-anak .
Gue search di google tentang kabar palestina, mulai dari sejarah sehingga Israel  mulai ngejajah, perjuangan bangsa palestina mempertahankan keutuhan negaranya, kekejaman israel biadab membantai bangsa palestina.
Semakin banyak yang gue baca, gue makin geram dengan yang namanya Israel. Gue pikir israel ini gak pantes diakui untuk menjadi suatu bangsa apalagi negara, mereka PENJAJAH YANG SEBENARNYA.
Jadi kalo boleh gue bandingin dari apa yang gue baca disejarah, penjajahan belanda, portugis, inggris dulu di Indonesia masih agak mending daripada PENJAJAHAN di palestina yang sekarang lo saksiin.
Yang paling gue terharu banget adalah jiwa perjuangan sudah mendarah daging dalam diri mereka, anak-anak yang belum mencapai usia belasan pun sudah berani menggenggam senjata. Itu semua karena apa?
Karena mereka tak punya pilihan lain selain mempertahankan tanah air nya, bumi tempat dimana kota suci berada ditengah negara itu, tanah yang Rasulullah melakukan mi’rajnya.
Tidak ada pilihan.
Anak-anak, perempuan tak lagi ditoleransi menjadi korban kebengisan israel terkutuk.
Bagaimana bisa..kalo diri kita yang mengaku islam masih bisa santai saja menanggapi ketidakadilan ini?
Bukankah penderitaan mereka adalah penderitaan kita?
Bukankah sakit mereka adalah sakit kita?
Bukankah perjuangan mereka adalah perjuangan kita?
Dan bukankah kemenangan mereka adalah kemenangan kita?
Lalu dimana kepedulianmu? Bukankan dirikita sangat tau bahwa muslim dan muslim yang lainnya adalah saudara. YA!! MEREKA ITU SAUDARA KITA. PALESTINA SAUDARA KITA. Mereka menunggu kita. Mereka berharap besar kepada negara yang penduduk muslimnya terbanyak sedunia. Bukan negara ARAB. TAPI NEGARA KITA, NEGARA INDONESIA.
Karena negara ARAB tak memberi pengaruh apa-apa bagi mereka, layaknya kerbau yang dicocok hidungnya. Negara ARAB tak punya kekuatan, karena mereka bersama dengan dalang kekejaman biadab yang dilakukan israel. Amerika lah dalang semua ini. Tepatnya, Yahudi lah dalang semua ini.
Peperangan palestina dan israel bukan lagi persoalan peperangan biasa, dibalik itu semua sesungguhnya ini adalah peperangan agama. Islam adalah satu-satunya umat yang paling dianggap berbahaya oleh kaum yahudi. Islam menjadi penghalang untuk proyek yahudi yaitu menguasai dunia dibawah lindungan dajjal, yang sama artinya manusia didunia ini akan dibawa pada perbudakan dunia, hedonisme, melupakan kehidupan abadi setelah kematian, dan itu semua kontras dengan nilai agama kita.
Sebagai muslim sudah saatnya kita tidak berdiam diri hanya menjadi penonton, saksi bisu peperangan. Saatnya ada sesuatu yang harus kita lakukan, kita cari tau. Minimalnya kita tau, kemudian menyebarkan ke semua penduduk muslim yang belum tau bahwa “saudara kita dipalestina terjajah”. Seharusnya lo sangat sedih kalo masih ada disekitar lo yang tidak tau apa-apa tentang palestina, tanah yang allah janjikan kemenangannya.
Lalu kenapa kita harus repot peduli palestina, kalo Allah telah menjajikan kemenangan?
Allah memang menjanjikan kemenangan, tapi tak inginkah kita terlibat dalam skenario kemenangan besar ini? Sebuah kemenangan kota suci umat agama samawi?
Tidakkah kita berhusnudzon bahwa kemenangan palestina yang akan datang ini sedang menunggu bantuan negara yang mayoritas bangsanya menganut muslim?
Tak cukupkah bukti bahwa orang-orang yang terlibat dalam perjuangan membantu palestina ini adalah telah Allah mulyakan?
Syekh Ahmad Yasiin, Qayyim, Allah memulyakan mereka. Allah memulyakan orang,bangsa atau siapapun yang membantu palestina melawan penjajahan israel.
Setelah negara Arab yang tak mampu berbuat apa-apa. Siapa lagi yang akan membantu mereka? Saatnya bangsa ini melibatkan pada hal-hal yang besar menuju kemenangan palestina, menegakan kembali islam di muka bumi. Sudah cukup bangsa kita disibukan dengan hal-hal kecil tentang carut marutnya negara yang tak pernah ada habisnya.
Tidak kah kita berhusnudzon saat bangsa ini membantu palestina dalam pembebasannya melawan israel. Maka keberkahan Allah datang kepada bangsa ini, pertolongan Allah datang untuk membuat negara ini lebih baik, mendapat pemimpin-pemimpin yang baik, kemudian Allah memuliakan bangsa ini?
Akan selalu ada pertolongan allah yang arahnya tak disangka-sangka saat melibatkan dalam upaya membantu palestina.
Untuk itu..
Saatnya mengazamkan, bertekad untuk peduli pada saudara kita di palestina.
Saatnya selalu mencari berita terkini dari palestina.
Saatnya melakukan hal sekecil apapun untuk terlibat dalam pemenangan besar “pembebasan palestina”.
Termasuk untuk mengkhususkan waktu untuk bergabung dalam barisan kepedulian
LONG MARCH GMJ INDONESIA
wilayah Bandung tanggal 30 maret 2012, jam 13.00 WIB
Start: di depan Gedung Sate, finish: Gedung Merdeka jalan asia afrika.

recomended link:
http://voiceofpalestine.net/
http://www.knrp.org/

Read More >>
Trik SEO Terbaru support Online Shop Baju Wanita - Original design by Bamz | Copyright of WARNA WARNI HIDUP.