PARADIGMA GEOSENTRIS DAN HELIOSENTRIS

Posted by Mira Selasa, 28 Juni 2011 1 komentar
Hampir semua astronom Yunani berpendapat bahwa Bumi berbentuk bola dan menjadi pusat seluruh alam semesta. Pernyataan pertama bisa diperiksa dengan mudah. Pengamat di Puncak  gunung dapat melihat hampir seluruh badan kapal, sementara pengamat dikaki gunung hanya dapat melihat pucuk tiang layar. Pernyataan kedua, yang dikenal sebagai geosentrisme, memang sudah dimandulkan Copenicus. Tapi ada baiknya kita memahami gagasan ini untuk menangkap kegelisahan Copernicus terhadap teori ini.
Berdasarkan apa yang kita lihat Bumi tidak bergerak. Sebaliknya Bulan, Matahari serta Bintang-bintang mengelilingi Bumi. Cara berpikir ini mengandaikan Bumi bergeming. Pada masa lalu orang-orang belum mempunya teropong karena itu mereka hanya mengenal dua jenis benda ribuan Bintang dan Planet. Matahari, bulan, Merkurius, Venus, Mars, Jupiter dan Saturnus merupakan Planet yang mengelilingi Bumi sebagai pusat alam-semesta yang bulat. Gerakan Matahari diperlihatkan dari perubahan bintang di latarbelakang yang terlihat terbit dan tenggelam. Mereka berkesimpulan bahwa Matahari mengikuti gerakan Diurnal dan lintasan berbentuk lingkaran dengan periode tepat satu tahun. Satu lagi yang rumit bagi Geosentris, Matahari tidak persis terbit di tempat yang sama. Antara 21 Maret dan 23 September Matahari terbit agak ke utara dan titik paling jauh ke utara tercapai pada 22 Juni.  Sebaliknya antara 23 September dan 21 Maret Matahari terbit agak ke selatan. Untuk menjelaskan itu mereka memutar bola Matahari pada poros yang tidak sejajar dengan poros  putaran diurnalnya, sehingga miring 230.  Gambaran mengenai kosmos geosentris diajukan oleh Eudoksus (409-356 SM). Aristoteles yang hidup sezaman dengan Eudoksus dapat menerimanya. Geosentrisme Eudoksus kemudian dirumuskan kembali oleh sejumlah cendekiawan termasuk Ptolemeus. Saran Eudoksus membentur persoalan ketika menjelaskan gerakan planet Merkurius sampai Saturnus. Pasalnya gerakan planet itu tudak seragam. Lintasan mereka tidak setia pada betuk lingkaran sejati dilangit. Untuk memecahkan persoalan ini, Hiparkhus (190-120 SM), seorang astronom yang cukup teliti meletakan planet pada lingkaran tambahan. Ptolemeus kemudian memperbaiki sistem Hiparkhus, karena tidak setia pada pengamatan. Sebetulnya ini bukan sistem lagi, melainkan satu kelompok sistem, yang masing-masing diakali sedemikian rupa supaya tidak jauh berbeda dengan data pengamatan. Disini bola tidak lagi berputar seragam jika dipandang dari pusat bola. Gerakan baru seragam ketika dilihat dari titik lain Argumen terakhir inilah yang paling mengganggu Copernicus. Sistem ini menjadi pemicu revolusi Copernicus. Sistem Ptolemeus adalah versi yang lebih matang sekaligus jauh lebih rumit dan terlalu matematis dibanding Aristoteles.
Selain kosmos Aristoteles dan Ptolemeus masih ada pemikir Yunani yang mengemukakan sistem tata surya yang jauh berbeda. Model alternatif ini pada umumnya tidak dapat diterima oleh para cendekiawan sezaman.
Pada abad ke-5 SM, Democritus melontarkan spekulasi tentang alam semesta yang luas tak terhingga dan bentuk Bumi yang seperti tabung bukannya bola. Moddel ini mirip dengan gambaran kita tentang alam-semesta masa kini.
Pada abad ke-4 SM, Heraklides menulis tentang tata surya model heliosentrik tanpa dukungan data. Gagasan ini di angkat kembali oleh Aristarchus seabad kemudian yang berpendapat bahwa sistem tata surya bakal lebih sederhana seandainya Matahari dianggap bergeming, sementara planet mengelilinya dengan kecepatan yang berbeda-beda. Kekuatan argumen sistem Aristarchus terletak pada penjelasan yang sederhana mengenai perubahan kecerahan planet.
Penjelasan Aristarchus ditolak sekurangnya karena tiga hal. Pertama dengan menggerakan Bumi, sistem itu di anggap menghina tempat suci itu. Kedua, tidak ada pegangan kuantitatif. Ketiga, seandaiya Bumi mengelilingi Matahari seyogyanya kita dapat melihat gerakan itu berdasar posisi bintang.
Selama 13 abad kemudian, sistem Ptolomeus tidak banyak diubah cendekiawan. Selama itu manusia semakin banyak melihat ketidakcocokan dengan prediksi sistemnya.
Nicolaus Copernicus sekitar abad 16, yang menganut heliosentrisme berdasarkan korespondensi yang ditinggalkannya De Revolutionibus Orbium Caelestium. Tapi ia tidak menggemborkannya karena menyadari orang awam, terutama gereja akan menentang sistem tersebut. Sistem Copernicus tidak begitu jauh menyimpang dari sistem Yunani kuno. Posisi bumi ia ganti menjadi Matahari –gagasan (yang menurut pengakuannya ) ia pinjam dari Aristarchus. Copernicus memakai data yang dikumpukan cendekiawan Yunani 13 abad sebelumnya. Setelah sekian kali disalin oleh penyalin yang tidak paham isinya. Berdasar sistem Copernicus, para astronom dapat menyusun tabel-tabel baru yang menolong pekerjaan mereka lantaran lebih akurat dari tabel Ptolemeus. Proses ini menjadikan dunia ilmiah lambat laun menerima sistem baru ini. Dan keberatan yang mereka ajukan pun memudar. Ada 2 keberatan utama saat itu pada Copernicus;pertama, dalam hal dinamika. Seandainya bumi bergerak semestinya efeknya kelihatan. Copernicus memang hanya mengurus kinematika semata tanpa mempedulikan penyebabnya. Kedua, kebertan dari luar astronomi, yaitu filsafat agama. Bukuya susah dipahami orang awam.
Pertengahan abad munculah astronom paling menonjol Tycho Brahe yang menentang sistem Copernicus seumur hidupnya. Ia mengusulkan sebentuk sistem lain yang terdiri dari ke-5 planet yang mengedari Matahari. Perbedaannya, bulan dan matahari ujung-ujungnya mengitari Bumi, Bumi tetap bergeming. Catatan pengamatannya akurat melampaui teorinya. Berkat data inilah, salah seorang asistennya Johanes Kepler menemukan bentuk orbit planet lonjong.
Bertolak belakang denga gurunya, Johanes Kepler (1571-1630) percaya  pada Copernicus. Ia setia pada fakta empiris dan percaya bahwa dalam Matahari kita dapat menemukan prinsip hidup alam-semesta , sehingga layak diletakan di pusat. Dalam bukunya yang pertama Mysterium Cosmographicum ia menegur Copernicus karena menganggap Bumi sebagai planet istimewa sebagai pusat, sementara Kepler tegas mnyamakan Bumi dengan planet lain. Kepler menyederhanakan sistem Copernicus: eksentrik yang dipertahankan Copernicus tidak diperlukan lagi sehingga memudahkan Kepler mencari penyebab gerak melingkar planet-planet yang menurutnya akibat tarikan gravitasi di pusat Matahari.
Galileo Galilei (1564-1642) sekalipun mengikuti gagasan Copernicus tapi ia sendiri tidak menyadari pertentangan antara Kepler dan Copernicus. Pada 1690 Galileo merakit teropong dengan mengembangkan teknlogi rancangan Hans Lippershey setahun sebelumnya. Ia menemukan beberapa fakta seperti;
Pertama, permukaan bulan ternyata tidak mulus dan bulat sempurna.
Kedua, ada 4 planet kecil (bulan), mengitari Jupiter. Bukti telak bahwa tidak semua benda langit mengitari Bumi.
Ketiga, fasa-fasa Venus sama seperti fasa Bulan. Hal ini bisa terjadi hanya pada sistem helosentris.
Keempat, bintang yang diamati, ternyata bintang itu tidak lebih besar melainkan berupa titik kecil yang menunjukan bintang berjarak jauh sekali dari bumi. Hasil pengamatan ini cendrung menyingkirkan manusia dari pusat alam-semesta. 
(sumber: Revolusi Fisika, Gerry Van Klinken)


Read More >>

talking about "ikhtilat"

Posted by Mira 3 komentar
Berbicara tentang ikhtilat saya memang tak terlalu ahli dalam melafalkannya tapi saya makin dibuat penasaran saat baru-baru mengikuti kajian seorang ustadz yang menyebut-nyebut kata "ikhtilat" sebagai penyakit para Aktivis Dakwah Kampus (ADK). Setelah membaca beberapa artikel, searching didunia maya dan mungkin ada beberapa yang bisa ditangkap dan berbagi bersama rekan para aktivis dakwah kampus, dan bukan pula berarti saya merasa lebih baik tetapi semoga apa yang disampaikan mengingatkan pada diri sendiri dan rekan-rekan untuk bersama-sama berusaha maksimal menghindari ikhtilat.
Pencampuran antara lawan jenis yang bukan mahram justru akan mengundang hal-hal yang tidak baik tentunya. Lihat saja di tempat sekitar kita saat melihat sekelompok anak muda mudi nongkrong mungkin kita lihat beberapa berpasangan saling berpegangan, pemuda memeluk pinggul wanitanya bahkan lebih dari itu (mungkin). Lantas apa yang kita pikirkan tentang mereka??. Yaaah nakal, udah gak punya malu, mamerin kemaksiatan, murahan, tidak beradab, so’ bejad dan lainnya. Kata-kata seperti itulah yang spontan akan keluar dari mulut kita minimalnya terlintas di benak kita dan akhirnya pasti su’udzon lebih parah menghujat mereka. Saya tak kuasa membayangkan jika orang tua mereka yang melihat anaknya berlaku seperti itu pasti naluri/hatinya akan sangat sedih, dan entah doa/perkataan seperti apa  yang terlontar semoga jauh dari kutukan/doa yang tidak baik.
Itu baru muda-mudi yang ‘ammah, lalu bagaimana dengan kita aktivis dakwah?? yang sudah didapatkan berkali-kali di ta’lim tahu arti, batasan, dalil dilarangnya ikhtilat dikatakan sudah ngolotok di luar kepala. Jelas kita harus jauh lebih menjaga saat terjadi “pencampuran” dalam kepentingan dakwah karena syaitan pun akan menggoda lebih dahsyat kepada para aktivis yang sudah tahu, memahami dan menjadi pilihan untuk mau mengamalkannya atau tidak? Tidak mengamalkan merupakan kelalaian seseorang itu dan keburukan yang menimpa dirinya dan sebaliknya saat mampu mengamalkan maka balasan pahala dan keberuntungan disisinya.
Saat pencampuran maka terkadang tidak dapat dihindarkan pandangan mata antar lawan jenis, yang dikhawatirkan adalah pandangan yang bukan tidak disengaja. Jika menurutkan hawa nafsu yaa hal ini memang suatu kewajaran fitrah karena satu sama lain ada ketertarikan dimana laki-laki melihat perempuan sebagai tempat memenuhi hasratnya, membayangkan ini itu yang jelas ini sudah mendekati pada zina bahkan sudah sampai dikatakan zina hatinya, pikirannya naudzubillah... maka seperti sudah kita ketahui dalam firmannya memerintahkan laki-laki menundukan pandangan. Perkara  yang merupakan perintah sesuatu menunjuk sesuatu itu perkara yang wajib dilakukan. Mengingkari yang wajib berati haram dan berdosa. Disinilah para ikhwan wajib untuk menundukan pandangan ghadulbashar tapi bukan berarti menundukan sampai menubruk dinding tapi bagaimana kita pandai menyiasatinya. Saat pandangan tak dijaga maka VMJ pun mungkin akan merebak dikalangan para aktivis , yaa seperti kata pepatah “dari mata turun ke hati..” ini lebih akan mengundang fitnah/hujatan dimana para aktifis biasanya akan lebih disorot mengenai akhlak/tingkah lakunya dan menggangu efektifitas keberjalanan dakwah. Sudah cukup contoh riil yang kita ketahui ada aktivis yang jauh sampai seperti itu lalu selanjutnya menjadi tugas kita bersama untuk menghidarkan agar hal itu tidak terulang kembali, apakah dengan menghilangkan, menerapkan aturan-aturan agar tidak terjadi ikhtilat. Karena terjadinya pandangan seperti ini pun karena memang ada ikhtilat antara ikhwan dan akhwat.
Ikhtilat sendiri terjadi karena memang ada pelanggaran dalam batas pergaulan ikhwan-akhwat, contoh
karena rapat kurang menjaga hijab, seperti jarak yang terlalu dekat atau tiada sekat penghalang antara ikhwan-akhwat atau kondisi rapat yang saling berhadapan. Terkadang “tidak mengapa tidak ada hijab/sekat yang penting hatinya..”. justru selentingan seperti tadi tidak boleh kita sepelekan selagi bisa kita usahakan karena dengan keberadaan hijab/sekat tadi bisa meminimalisir untuk tidak terjadi ‘pandangan’  ataupun kalau memang benar-benar tidak ada bisa kita buat jarak yang cukup antara ikhwan-akhwat.
Suara-suara yang mendayu saat berinteraksi langsung atau telepon akan mengundang ikhwan untuk tertarik lebih dekat sampai terjalin keakraban karena respon awal yang diberikan akhwat.
Seringnya berinteraksi sampai-sampai sudah diluar urusan dakwah yang zaman sekarang gencar melalui berbagai teknologi sms, telepon, YM-an, facebook dsb.
Sekedar ngambil pelajaran dari curhatan temen2, sepertinya masalah adanya hubungan tanpa status, teman tapi mesra, bahkan sampai pacaran dikalangan aktivis pastinya berawal dari adanya ikhtilat, yang diikuti terjadinya beberapa pelanggaran seperti yang disebutkan diatas.
Sebagai seorang akhwat tentunya kita pun  harus berupaya aktif untuk lebih menjaga sikap, gerak-gerik kita yang sering kita tidak sadari ternyata hal itu malah mengundang ikhwan tertarik (terkecuali saat perkumpulan khusus akhwat) membuka peluang terjadinya ikhtilat. Terlebih lagi para aktivis yang aktif di BEM-Jurusan, Fakultas dan BEM Universitas tentunya pintu ikhtilat terbuka lebar maka jangan sampai hal itu malah ajang  melampiaskan berinteraksi bebas antar ikhwan-akhwat yang sama-sama pengurus BEM (karena satu samalain kecendrungan tertarik yang sesama aktivis), yang kemudian membuat hubungan jadi lebih cair saat diluar wajihah dakwah, sering ada alasan menjaga perasaan rekan lain yang belum faham agar tampak tak terlalu kaku yang bahkan ujung-ujungnya malah terwarnai, tak ada bedanya aktivis dan non aktivis. Naudzubillah...
(semoga Allah menghindarkan dari perbuatan ikhtilat)
Ini tantangan kita untuk bisa menghadapinya karena ketika para pelaku dakwah ini adalah orang-orang yang bisa menjaga dirinya maka untuk menjaga orang lain pun akan terasa tak sesulit yang dibayangkan, dimana kualitas akan seiring membawa pertambahan kuantitas daripada kader dakwah, maka tegaknya nilai islam dilingkungan kampus pun bukan lah sekedar menjadi angan belaka. Semoga kita semua mampu mewujudkan dan juga semoga keberkahan selalu mengiringi jalan perjuangan dakwah kita.
Desember, 2011


Read More >>

Getaran Cahaya dalam Atmosfer Cinta Muslimah part 2

Posted by Mira 1 komentar
Haii..gimana dg cintamu sekarang?...masih tetap sajakah kamu suka ngerasa tersakiti dg yg namanya CINTA, bisa jadi ada yg salah dg cintamu ..so don't miss it!! let'S find the solution!!

WARNING!!!!

BAHAYA CINTA

Maksudnya bahaya bagaimana??...nnah ini dia yang perlu kamu cek and ricek lagi, jangan biarkan cinta mu dalam keadaan bahaya guys!!
Kalo udah ada peringatan bahaya,otomatis kita ngindarin diri langsung dong!? Ibarat kata kita jalan lewat jembatan ..ya pastinya kita ngeh ada sesuatu yang ga beres dg jembatan tadi dan spontan kita bakal cari jembatan laen yang lebih aman untuk kita sebrangi dijamin selamat sampai tujuan deh..sama halnya dengan CINTA, saat udah analisis dan cinta kamu dalam bahaya hmm kamu pasti bakal milih cinta laen yang lebih aman kaan??ialaaaah.. 
..dan bahaya cinta mu itu jika terhinggap penyakit, penyakit apa?VMJ Virus Merah Jambu
yang namanya penyakit jelas enggak enak kan?ngeri malah..
yang namanya virus jelas ngerugiin dong?makin nyebar..menggorogoti jiwa kalo tak segera diobati
trus kita tau dari mana dong kalo cinta kita terhinggapi penyakit??. Itu dia kamu bisa ngerasainnya jika kamu mengalami hal-hal dibawah ini:
       Sibuk mencintai makhluk
Misal saat nafsu ketertarikan lawan jenis dibiarkan, kecendrungan pikiran kita akan banyak tertuju padanya. Perhatian apa yang disukai dan yang tidak disukai. Sebagian besar perbuatan kita lebih ditujukan untuk makhluk itu. 
       Menyiksa Hati
Kalo ngeliat gebetan kita jalan ma yang lain (padahal adiknya...),huuh panas nih hati. Cemburu menguras hati dah. Pokoknya kalo sms ga dibales, telpon ga di angkat dan status ga di koment...hmm ada apa dengan dia?.jangan-jangan ini,jangan-jangan itu..serba buruk sangka. Belum yang laen-laen..

       Hati kita tertawan dan dikendalikan orang lain
Hmm kecendrungan orang, dia akan mengikuti yang dicintainya. Kalo dia senengnya kamu pakai baju ini dan penampilan ala artis terkenal kamu pasti akan lebih nurutin kemauannya dengan mengabaikan kenyamananmu sendiri demi dia.
Dia begini...hati kita yang bereaksi.
Dia begitu...hati kita lagi yang bereaksi.
Padahal hadits nabi “pada manusia terdapat sebuah benda, yang apabila benda itu baik, maka seluruhnya baik dan bila bena itu buruk maka seluruhnya akan buruk pula”.
Dan apakah benda yg dimaksud itu?”hati”. apakah kita rela sesuatu yang berharga milik kita itu dikendalikan orang lain karna semata-mata orang yang jelas bukan siapa-siapa kitaa? Apakah kita rela hati ini kita gadaikan demi dia yang padahal harus kita jaga sebaik-baiknya karna satu-satunya yang kita miliki?.tentu tidak.
       Membuat lalai terhadap semua urusan
Buka sms –sms dari si dia yang sengaja tak didelete. Jadi males ngapa-ngapain soalnya lagi marahan ma si dia sampai PR sekolah, tugas kuliah jadi terabaikan begitu saja..bahkan lebih parah sampai lalai terhadap shalat. Wiiih jgn sampe deh!!
       Akan lebih cepat tertimpa bencana
Kalo urusannya udah kena VMJ. Apa-apa disangkut pautin ma dia. Tiba-tiba bikin marah. Ngeselin. Dikit-dikit bikin sedih/nangis. Bete. Ngerembet deh ke semuanya.
       Hati dikuasai dan disesatkan oleh setan
Setan adalah musuh nyata yang wajib dimusuhi. Jangan sampe kita ngasih celah buat setan terus-terusan menggoda kita, dengan membiarkan hawa nafsu menguasai kita itu sama artinya kita memberikan pekerjaan pada setan sampai kita benar-benar terjerumus. Ga ada setan yang mau jadi pengangguran. (upps bukan manusia aja ternyata..). apa kita rela setan bertepuk tangan melihat kita yang kalut, sedih karena telah terjebak dalam perangkap cintanya?
Apa kita rela mebiarkan setan menarik diri kita menyeret ke neraka? 
       Merusak panca indera
Cinta itu buta. Ya bener emang bikin buta mata hati. Itulah kerusakan yang dibawa oleh cinta yang berpenyakit.


Mau sembuh???
Temukan obatnya.
“tiap-tiap penyakit, Allah ciptakan obatnya”  begitupun dengan cinta yang berpenyakit ada obatnya:

       Bertobat dan berdo’a kepada Allah
Memohon ampun atas belum terpenuhi hak Allah menjadi prioritas untuk dicintainya, atas penyakit yang selama ini menimpa cintanya. Dan selalu ingat bahwa Allah lah yang menumbuhkan cinta maka mohon agar terjaga/terhindar dari penyakit pada cinta.   
       Bertekad menjauh dari orang yang dicintai
Bukan berarti harus pergi sejauh-jauhnya sampai tak ingin melihat mukanya lagi. Bagaimana kalo masih satu kuliah?jurusan atau bahkan mungkin sekelas?. Tapi cobalah kita untuk meminimalisir interaksi yang memang menjurus pada penyakit-penyakit cinta. Karena tak dinafikan cinta tumbuh karena sering berinteraksi/hubungan.
       Mengingat keburukan dan aib orang yang dicintai
Meski sangat susah untuk jauh dari si dia. Tapi usahakan agar tiap kali mengingatnya ingat pula keburukannya. Hal ini bukan agar timbul kebencian tapi usaha menetralisir perasaan masih suka atau gimanaaa supaya penyakit cinta itupun tak tumbuh lagi.
       Mendahulukan cinta Allah diatas segalanya
Karena saat kita memberikan cinta yang terbaik pada Allah, maka Allah pun akan memberikan cinta terbaiknya bisa jadi Allah jadikan orang-orang mencintai kita karena Allah lah sebenar-benar penguasa hati setiap makhluknya.


  




Read More >>

inspiring word

Posted by Mira Jumat, 24 Juni 2011 1 komentar


Ketika kau dapati saudara-saudaramu goyah,jadikanlah dirimu tetap tegar
Ketika mereka berkeluh, maka jadikan dirimu adalah pembawa asa
Ketika mereka menyerah....
Namun kau masih terus berlari mengejar jannahNya..
Jadikan, setip detiknya sarat akan sabar dan syukur. Keep Istiqomah!!

Ungkapan Amr bib abdul Qais saat menjelang kematiannya
“aku menangis bukan karena takut mati, bukan pula karena ingin hidup senang di dunia.
Tetapi karena telah tiba batas, dimana akutak dapat lagi bribadah disiang hari dan shalat tahajud dimalam hari”.

Jika kau merasa lelah, Allah tau betapa kau telah berjerih payah
Jika kau mersa sendirian dan teman-temanmu sibuk dengan banyak urusan, Allah senantiasa berada didekatmu.

“..dunia akan tetap berputar.knapa aku mengharapkan dunia yang berubah?sharusnya akulah yang menyesuaikan dan dengan begitu aku bisa mengubah duniaku”.

Saatnya...
Berfikir besar untuk karya yang besar
Berpikir matang untuk hasil yang maksimal
Berpikir tertata untuk kerja yang profesional.

Engkau dilahirkan oleh ibumu dalam keadaan menangis,
sementara orang disekelilingmu tersenyum manis.
Beramalah untuk dirimu agar engkau tersenyum pada hari kematianmu,
Sedang orang disekelilingmu menangisimu.

Dalam bhagia Allah menyisipkan duka,
Agar kita tau bahwa ada hikmah dibalik sekaan air mat.
Dalam harap Allah menyelipkan resah,
Agar kita sadar untuk mengirinya do’a dengan segenap pasrah.
Dalam juangpun Allah meletakan lelah,
Agar kita ingat betapa mahalnya harga istiqamah.
TIADA ALLAH CIPTAKAN SESUATU DENGAN PERCUMA.


AbU hurairah r.a berkata: Rasulullah bersabda:
“tiada berkurang harta yang disedekahkan.dan Allah tiada akan menambahkan bari seseorang yang sukammaafkan melainkan kekemulyaan, dan tiada seorang yang merendahkan diri kaena Allah, melainkan Allah akan meninggikan derajatnya.” (H.R. Muslim)

Hidup ini adalah sebuah janji kita kepada Allah
Janji kita untuk menjadi yang terbaik
Dan melakukan semuanya sebagai suatu ibadah kepadaNya.
Karena itu, penuhilah janji teersebut.

Ada saat kebahagiaan memenuhi hidupmu,
Kau tersenyum dan bersyukur.
Ada saat kesedihan menyapamu,
Kau menahan hati, menangis dan bersabar.
Ada saatnya ujian datang bertubi-tubi,
Dan kau merasa lelah.
Ada saatnya kemengan selalu bersamamu,
Dan kau merasa berarti.
Semua ada saatnya.
Apapun yang terjadi jangan pernah berhenti melangkah.

Kita hidup dalam dunia yang menjebak keimanan
Kita beputar dalam setting yang melemahkan penghambaan
Maka sangat mungkin kita terlarut dan menjadi biasa dalam kemungkaran
Untuk itulah kita memilih dakwah dan tarbiyah sebagai aktivitas diri kita
Untuk itulah, kita bersungguh-sungguh berhimpun dengan kebaikan dan orang-orang yang baik.

An-nawawi berkata:
Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan,
Oleh karenanya ketika niatnya benarmaka perbuatan itu benar
Dan jika niatnya buruk maka perbuatan itu buruk.

Hidup mengajarkan kita tentang makna
bersyukur difajar hari
kerja keras disiang hari
tersenyum saat senja
dan merasa damai ketika terlelap dalam malam.
Dia tahu lelahnya ragamu hari ini
Bahkan lebih dari yang kau tahu.
Maka tersenyumlah karena ternyata dengan izinNya senyummu telah terbalas olehNya.

Walau tak tersirat, perhatian itu selalu ada..
Walau tak terucap, nasihat itu terbaca..
Walau tak bertatap, salam hangat itu menggema..
Walau terang kadang gelap, pancaranmu meyakinkan
Walau kadang diri tak sempurna, gundahmu tak berkepanjangan
Terimakasih sahabatku Allah lebih berhak membalas semua kebaikanmu.

Jadilah manusia-manusia langit, yang dengan sayapnya meringankan beban bumi.
Jadilah manusia-manusia langit dengan sejuta keutamaannya, ia istimewa karena ia berkorban untuk Allah, Rasul dan orang-orang beriman.

Sesungguhnya dunia itu lautan yang amat dalam
Dan sungguh telah banyak orang tenggelam didalamnya
Maka jadikan taqwa pada Allah sebagai bahteramu.

Komitmen membutuhkan pembuktian, dan amal adalah bukti konkret sebuah komitmen.
Maka teruslah beramal hingga kelak Allah sendiri yang menghentikan kita dari aktivitas amal tersebut dengan syahid fi sabilillah.

Umat manusia membutuhkan kader yang luapan hatinya menggenangi orang-orang disekitarnya.
Dan dengan luapan rabbani itu, mereka dapat menggenangi hati orang disekitar mereka.
Maka dengan cara itulah, manusia berubah dari satu keadaan lain menjadi keadaan lain
Dan keluar dari berbagai kegelapan menuju cahaya.

Jangan risaukan nikmat-nikmat yang belum kau miliki
Risaukanlah nikmat-nikmat yang belum kau syukuri
Terkadang Allah menganugerahkan nikmat melalui masalah
Dan memberi masalah melalui nikmat
Sudah kah kita bersyukur hari ini??

Namanya cinta
Tidak ingin yang dicintainya susah
Tidak rela melihat yang dicintainya berbuat salah
Datangnya kadang tidak disadari
Tapi sebabnya pasti...iman Allah
Maka kali ini kutegaskan lagi..
Ya benar, aku mencintaimu karena Allah saudaraku.

Ketika kehidupan memberimu seribu alasan untuk ingin SESUATU
Pahamilah bahwa Allah punya sejuta tahu akan KEBUTUHANMU
Awali hari ini dengan rasa syukur dan keikhlasan
Lalui setiap waktu dan kesempatan untuk beramal
SHALEH, SABAR DAN ISTIAMAH
Semoga Allah ridho atas kerja kerasnya
Selamat bermetamorfosis dalam hidayah islam
Semoga dapat berubah menaji kupu-kupu yang indah bersayapkan iman dan takwa.

Jika ukhuwah itu semisal pelangi
Mungkin aku biru, kau merah, dia kuning dan mereka hijau
Kita memiliki keindahan tersendiri tapi semakin sempurna jika mewarna bersama dalambentuk pelangi ukhuwah...semoga Allah senantiasa menguatkan ikatan persaudaraan diantara kita.

Tau kenapa jari-jari kita dipisahkan oleh sela-sela  kosong?
Karena Allah tau suatu saat pasti ada yang mengisi kekosongan itu
Menggenggam erat dan berkata “jangan putus tali ukhuwah ini ya...”

Read More >>

...balada sang sopir angkot

Posted by Mira 1 komentar

Seperti biasa acara selesai agak meler dari waktu yang ditentukan, seperti saat ini aku pun mengalaminya 15 menit berlalu dari waktu yang ditentukan 16.30 barulah peserta workshop menulis berhamburan keluar gedung. Tentu aku bergegas untuk segera pulang apalagi melihat langit yang makin senja ditambah begitu banyak, ramai orang membeli makanan dijalanan pasar simpang Dago itu tandanya waktu berbuka puasa tak lama lagi. Aku dan  kawan karibku sebut saja Nur menyusuri jalan sekitar 500 meter menuju perempatan, tempat  mobil yang kami tuju melintas disana, angkot hijau Ciroyom-Caheum. Seorang laki-laki muda berjalan tepat mengikuti kami  dibelakang. “Teh, teh ..teh!” berusaha memanggil kami yang belum merespon panggilannya. “ke arah cileunyi ya?” sambung pemuda itu. “ya, kalo gitu bareng aja”, Nur seraya menjawab. Ari fin nama pemuda itu, sedikit banyak kami sudah seperti akrab ya karena di workshop tadi kita masing sudah berusaha saling mangenal antarpeserta. Diperempatan kami bertiga sampai, menunggu angkot yang  cukup lama tak kunjung lewat. Melihat kondisi dijalan perempatan dago begitu sesak oleh kendaraan mobil, motor yang saling berebut jalan. sehingga dari tengah perempatan itu  tampak kesemrawutan , tak sabar ingin saling mendahului.
Setelah menunggu sekian menit angkot yang tertahan oleh lampu merah dan kaki yang juga mulai pegal  akhirnya kami lebih memilih angkot yang  ngetem dari tadi karena belum penuh penumpang. Tak lama pak supir angkot pun menginjak gas, melaju menyerbu penumpang untuk memenuhi angkot seperti layaknya binatang buas yang  mencari mangsa karena kelaparan.
“praak”,suara kecil akibat angkot dan motor yang beradu. Dan kulihat jelas pengendara motor itu langsung turun dan mengebrak pak supir . “bapak ga liat apa motor saya didepan,malah ditabrak!!”dengan nada marah matanya melotot pula.
 “maaf pak..saya bener-benar ga sengaja ”sahut si sopir.
“ga sengaja gimana?? Jelas-jelas motor saya didepan anda, saya bawa anak pak!! Liat tuh motor saya rusak.. Sudah kita ke polisi saja sekarang”.suaranya terdengar keras hingga mengundang orang disekitar jalan. memperhatikannya.
“sudah pak, kita gantiin kerusakannya sama saya dan penumpang??”supir masih duduk dibagkunya.
Dan bapak pengendara itu mengebrak pintu sopir, mengertaknya keluar. dan menariknya ke pos polisi yang tidak jauh dari tempat kejadian. Melihat yang seperti itu kami penumpang geram pada pengendara yang sampai menuntut ke tangan polisi. Padahal menurut kami memang kerusakan yang tak seberapa dan benturan yang tak keras.
 “Sudah pak..sudah, bulan puasa pak.. ”beberapa penumpang mencoba meredam amarah sipengendara itu.
“pak bulan puasa pak, maafkan saja ga usah bawa-bawa polisi”
“padahal nanti ujung-ujungnya minta diganti, ya Allah..ini ko ngotot ke polisi”cetus bapak bagian dari kami yang ikut membela pak supir sampai bapak itu keluar mobil langsung bergabung dengan mereka yang bersengketa.
Dan “bruuk” pengendara itu masuk mengambil alih angkot untuk dibawa ke polisi apalagi pak supir yang memang jelas perkara ini tak mau sampai ke meja polisi. Dan sang supir tak kalah cerdiknya kuncinya sudah duluan ia pegang dan pengendara itu keluar lagi. Sudah pasti ketebak kejadian membuat macet jalanan apalagi ini sorehari begitu banyak kendaraan berlalulalang.
“sudah pak, kita damai saja..ga usah ke polisi”,pinta supir dengan wajah agak ketakutan.
“enak aja!! Motor saya rusak pak!! Saya bawa anak, istri. Pokoknya ini diselesaikan hukum pak! ”
“ya sudah,  saya liat dulu kerusakannya..!!”
Pengendara dan supir pun meliat kerusakan motor yang sudah di parkirkan diseberang jalan sedang polisi menghampiri angkot yang berhasil diajak penumpang yang keluar mobil tadi sambil menjelaskan duduk perkara persengkataan itu. Mereka berdua itu pun kembali saling mengadukan maslahnya ke polisi meminta pembelaan sepertinya, namun polisi itu hanya terdiam dan..
Para penumpang yang didalam pun ricuh berkomentar, meluncurkan makian pada pengendara itu..ya wajar aku sendiri pun termasuk ikut-ikutan memaki. Penumpang yang keluar itupun ikut berkomentar bersama kami “yang pengendara itu kan dia tentara, pastinya daerah sini kayanya..sampai dia ngotot dibawa kepolisi, ya jelas..kaya berkuasa dia..”
“mentang-mentang gede nyusahin orang kecil, mau di makan kali ya supirnya..”arifin yang tadi hanya terdiam mengeluarkan komentarnya.
“lha ini juga ujung-ujungnya nanti minta digantiin, selesai ” sambung bapak yang sepertinya bijak itu.
Akhirnya seluruh penumpang disuruh turun oleh pak supir sambil meminta maaf..
Satu persatu dari kami keluar, memberi ongkos ke supir  yang tampak pasrah.
“pak, yang sabar ya..”
“pak tenang pak..cobaan pak,” begitulah para penumpang berusaha agar pak supir tegar menghadapi ini semua.
Aku, nur dan arif pun turun dan menuju angkot jurusan Gedebage yang ngetem beberapa meter didepan angkot tadi.
Beberapa penumpang masih berbarengan dengan kami termasuk bapak yang menurutku terlihat bijak itu. “pak gimana?”nur mengawali pembicaraan dengan bapak itu. “ah itu kurang tau, tetep harus di bawa kepolisi,”
“ada apa pak? Tabrakan ya?”sela si pak supir ini. Si bapak bijak itu menjawabnya.
“ngotot ya pak si pengendaranya?”sambungku menegaskan penjelasanya ke pak supir. “kasian supir itu dia juga kan cari buat makan, belanja keluarganya dirumah nah yang tentara itu sama tapi dia kan habis belanja sama keluarganya, kasian kan bapak supir itu udah cape sore-sore..” kita yang mendengarkan hanya bisa mengangguk-angguk. “lagian harta, kekuasaan kan ga di bawa mati..itu tadi saya bilang itu ke tentara, saya bilang sudah pak..kita damai saja, baptetep tuh nuntut kepolisi saya ingetin pak kita ini kan nanti mati pak akhirnya, ya kan pak? Mati kan ga sampai bawa  harta,jabatan amal pak..apa lagi ini puasa,  ya dia diem tuh tapi ya dasar namanya orang ngerasa punya kekuasaan seorang tentara boleh lah dia menang didunia tapi diakherat dia ga bisa berbuat apa-apa dan yang bahaya kan orang penumpang, supir yang pada diem  tu kan kesel, ucapan ucapan meskipun dalam hati ya itu kan jadi do’a, laknat.. Allah kan Mendengar itu.”
Panjang, lebar bapak itu meluapkan emosinya yang merasakan adanya ketidakadilan mungkin baginya. saya menangkap hal itu, begitu cukup luar biasa bapak yang aku sebut bijak itu mengungkapkan sisi-sisi hal seperti itu, pikirku dia bukan seorang biasa padahal sekilas orang bisa saja menganggapnya apa karena kalung rantai besi menggantung dilehernya tapi berkacamata ah susah ditebak, memang menilai orang tak cukup melihat dari sisi tampilannya saja.
Begitu bapak itu turun. “wah kayanya dia pantes banget kalo jadi trainer..suaranya lantang banget sih, mantep dahh,seru arifin sambil senyum gak jelas.
“bener,bener pas banget ih..”sambut ita mendukung arifin.
“ah enggak..”balasku.
Kedua temanku ini bingung dengan jawabanku yang berbeda. “eh maksudnya bapak yang mana yang kalian maksud?” aku memastikan kebingungan mereka.
“ya yang tadi lahhh..”
“oh ya jelas itu mah...maaf ga konek”. Huuh abis yang berkeliling dikepalaku adalah tentara itu..hah aku ga habis pikir ko tega banget tu orang , sepertinya kedua temanku itu juga masih membayangkan kejadian tadi. Bernasib sama deh..
“sreeeettttt gubrak” ran, dan “aaaw...” . tiba-tiba suara bersamaan teriakan wanita spontan mengaburkan lamunan kami. Benar, kecelakaan terjadi lagi, Ya Allah ada apa ini?hari ini rasanya aku terus saja menjadi saksi tiap kecelakaan kendaraan di hari ini.
Sebuah motor terguling di tengah jalan sampai-sampai pengendara itu ikut terguling juga hingga terkapar dan parahnya lagi adalah seorang ibu yang diboncengnya sedang menggendong anak yang baru beberapa bulan. Ahh...tak sampai hati aku melihat ibu itu tapi dari jarak yang semakin jauh karena mobil terus melaju aku masih sempat mereka bangun  kembali tapi belum kulihat seorang pun yang membantu mereka, untungnya kendaraan sekitar motor itu melaju tak terlalu cepat meski beberapa harus ngerem mendadak yang membuat benturan tak bisa dihindarkan dan Alhamdulillah tak ada yang disebut korban. Hah kami bertiga sempet saling bertatapan, rasanya mungkin hari ini sangat penuh dengan kejadian – kejadian entahlah yang paling penting mudah-mudahan kita bisa menarik hikmah yang tentu saja ini bukan suatu kebetulan tapi karena kuasaNya. Adapun dari tanda-tanda kekuasaaNya adalah supaya kita menjadi orang-orang yang dapat mengambil pelajaran dari setiap kejadian. Adzan pun berkumandang menandakan waktu berbuka telah tiba. Sebagai ta’jil kamipun menyantap makanan kecil yang sempat kami beli di pasar simpang Dago. Allhamdulillah..hari ini sangat luar biasa, begitu banyak nikmat mendapat ilmu dari kejadian yang dilalui sepanjang hari ini. Nikmat mana lagikah yang akan kamu dustakan?

September, 2010

Read More >>

Getaran Cahaya dalam Atmosfer Cinta Muslimah : part 1

Posted by Mira Minggu, 19 Juni 2011 4 komentar
..begitu denger temanya asli LEBAII abis!! And wuuiiiih istilahnya itu loh yang bikin gimanaaa gitu GETARAN – CAHAYA – ATMOSFER, fisika banget kan??
Ya jelaslah penyelenggaranya juga dari Bidang Rohani Himpunan Mahasiswa (HIMA) Pendidikan Fisika UIN Bandung dalam acara keputrian yaitu disaat para cowo’ lagi shalat jum’at, sementara Qt para cewe’ jangan mau kalah juga mencari pahala Allah..betul enggak?? Dengan pemateri Rahayu Ningsih,S.Pd. (beliau alumni P.Fisika juga..) menambah serunya pembahasan CINTA pada keputrian kali ini..makin penasaran?? Let’s chek it out!!
Yang namanya CINTA emang ga ada abisnya buat dibahas,( iyalah menyangkut hajat hidup orang banyak bro...), ga pernah basi nyeritain CINTA dari zaman pra-sejarah sampai sekarang zaman sejarah. Buktinya??tuwh liat aja sinetron Antara cinta dan Dusta, Kemilau Cinta Kamila, Film Bioskop KCB, Dalam Mihrab Cinta, semuanya bertemakan CINTA tak pernah sepi diburu orang. Laku terussss. Lalu...

APA ARTI CINTA??
Begitu pemateri menanyakan definisi cinta pada peserta. Spontan semuanya kelabakan dibuat bingung..bener juga selama ini CINTA apaan ya??
Hmmm jangan pura-pura ga tau deh ...Semua orang pasti pernah merasakan cinta atau JATUH CINTA, termasuk kamu??(..hayooo ngaku), lalu bagaimana rasanya?? Berjutakah rasanya??

Cinta memang mempunyai banyak definisi karena akan tergantung pada orang yang merasakan cinta itu dan Eitttz.... jangan maen ngeJudge dulu, cinta yang kamu alamin pasti bakal beda-beda dan beda juga ngedefinisikannya CINTA=SAKIT, CINTA=HURA-HURA, CINTA=NAFSU SYAHWAT (enggak semau gue juga..).
Biar Kamu ga salah ngedefinisikan CINTA kamu harus tau dulu yang satu ini:
Seperti angin membadai. Kau tak melihatnya kau merasakannya. Merasakan kerjanya saat ia memindahkan gunung pasir di tengah gurun, saat ia merangsang amuk gelombang di laut lepas, atau mluluh lantakan bangunan-bangunan angkuh di pusat kota metropolitan. Itulah cinta . Ia di takdirkan jadi kata tanpa benda. Tak terlihat. Hanya terasa tapi Dahsyat..
Seperti banjir menderas. Kau tak kuasa mencegahnya. Kau hanya bisa ternganga ketika ia meluapi sungai-sungai, menjamah seluruh permukaan bumi, menyeret semua benda angkuh yang bertahan dihadapannya. Dalam sekejap ia menguasai bumi dan merengkuhnya dalam kelembutannya. Setelah itu ia kembali tenang. Demikianlah cinta . Ia di takdirkan jadi makna paling santun yang menyimpan kekuasaan besar.

Kalo kamu sudah mengangguk-angguk berarti kamu memang benar-benar pernah mengalaminya. Tenang bro..itu normal kok!! Cinta memang karunia yang diberikan Allah kepada manusia sesuai fitrahnya dan Allah lah sebenar-benar pemilik CINTA itu. Yang Maha Pecinta.
Bagaimana tidak dengan cinta?Allah menciptakan semesta yang begitu indah dan teratur agar satu sama lain melengkapi sehingga nampak sempurna.
Bagaimana tidak dengan cinta?Allah menjadikan Adam manusia sebagai khalifah dibumi yang sebelumnya Allah telah mengkaruniakannya ilmu.
Bagaimana tidak dengan cinta?ibadah yang Allah perintahkan tak pernah membuat hambanya merasakan kepayahan.
 Allah memang Maha Pecinta. Tapi taukah engkau??bahwa Allah pun adalah Maha Pencemburu. Tapi tak pernah Ia mencabut nikmat-nikmat hambaNya yang menomorduakan cintaNya.

dan Cinta Punya HIRARKI
       Cinta kepada Dzat Maha pencinta
Jelas cinta ini harus prioritas diatas segala-galanya. Karena Allah yang menumbuhkan cinta itu hidup dalam jiwa kita dan cinta yang satu ini ga bakal deh bikin kamu kecewa, jelaslah yang kita cintai adalah pemilik Maha Kesempurnaan, beda halnya saat kamu cinta pada makhluk?hmm kekecewaan hampir setiap saat mendera.
       Cinta kepada rasul
Para rasul adalah manusia yang Allah pilih menyampaikan risalahNya. Saat kita menempatkan cinta pada Allah kitapun harus mencintai apa yang Allah cintai yaitu para Rasul. Karena dengan cinta, akhirnya risalah yang mereka terima ini bisa sampai pada kita ummatnya. Begitu besar cinta para rasul kita sampai-sampai saat ajal menjelang Muhammad meneriak-neriakan “ummatku..ummatku..”. peduli nasib ummatnya. Tak mau ummatnya celaka dan binasa.
       Cinta kepada para sahabat
Semua orang kelak diakhirat pasti ingin berkumpul dengan Nabi/rasul dan merekapun akan dikumpulkan dengan para sahabat-sahabat yang sangat mencintainya. Lalu tidak inginkah kita kelak dikumpulkan dengan mereka semua? Tak irikah melihat cinta para sahabat yang begitu besar terhadap utusan Allah? 
       Cinta kepada orang tua
Seperti sebuah pepatah, kasih orang tua sepanjang masa dan tak pernah meminta balasan. Karena balasan segunung emas pun tak cukup untuk membayar kasih mereka pada anaknya.  Teriwayatkan sahabat yang selalu menggendong ibunya pergi kemana-mana karena sudah tak kuasa apa-apa, lalu sahabat itupun bertanya kepada Ali:”apakah, perbuatanku ini cukup membalas jasa ibuku terhadapku? ”tidak, apa yang kamu lakukan tak akan pernah bisa membalas cinta kedua orangtuamu karena ada perbedaan, orang tuamu mencitaimu dengan menemani dalam pertumbuhanmu sedangkan seorang anak mencintai kedua orangtuanya dengan menemani menunggu kematiannya”.
       Cinta kepada saudara
Saudara disini bisa dimaksudkan saudara sekandung, yang masih ada hubungan kekerabatan, termasuk saudara seiman, sudah selayaknya persaudaraan islam lah yang mempersatukan kita yang tersebar dimanapun.

Yang namanya hirarki/susunan tentu tetap. Tak bisa diubah seenaknya dan nilai antara satu tingkat dengan tingkat lainnya jelas berbeda. Yang puncak harus punya nilai lebih daripada yang dibawahnya. Hmm ..hirarki ini bukan referensi manusia, atau buku tapi ada landasannya yaitu Quran.

Macam-macam Cinta
      Cinta Misi: cinta ini didorong dari adanya tujuan, emosi kebajikan yang tak pernah berharap balasan atau sebagai pengabdian. Cinta semacam ini bisa lahir karena buah keimanan kita. Dan Allah janjikan
       Cinta Jiwa: Cinta ini lahir dari kesamaan atau kegenapan watak jiwa
    Cinta maslahat: Cinta ini dipertemukan oleh kesamaan kepentingan. Mereka bisa berbeda watak atau  misi. Tapi kepentingan mereka sama. Maka mereka saling mencintai.
Lalu bagaimana dengan cinta yang selama ini kamu rasakan??
Sedih berurai air mata, kesenangan tiba-tiba dateng kesedihan, terus mikirin some one or some thing, khawatir dia kenapa-napa, kadang suka marah ga jelas...
(Hmmm..kenapa bisa gitu ya??..see u on part II)

Read More >>
Trik SEO Terbaru support Online Shop Baju Wanita - Original design by Bamz | Copyright of WARNA WARNI HIDUP.